LBH Bali Terkini

Oleh : lbhbali | 01 Juni 2019 | Dibaca : 215 Pengunjung

PENGUMUMAN KELULUSAN KALABAHU VI

Terima kasih kepada seluruh kawan-kawan yang te

Baca Detail

 


Oleh : lbhbali | 13 Agustus 2018 | Dibaca : 1481 Pengunjung

SELEKSI PESERTA KARYA LATIHAN BANTUAN HUKUM VI SEGERA DIBUKA

Karya Latihan Bantuan Hukum (KALABAHU) diharapk

Baca Detail

 


Oleh : lbhbali | 12 Agustus 2018 | Dibaca : 788 Pengunjung

DARI RANGKAIAN KONFERENSI INTERNASIONAL: THE WEST ZONE OF PEACE

Denpasar, 2-5 Agustus 2018 lalu, Confederation

Baca Detail

 


View All
Agenda Kegiatan

Oleh : lbhbali | 11 April 2018 | Dibaca : 255 Pengunjung

KAWAL BERSAMA: SIDANG GUGATAN IZIN LINGKUNGAN PLTU BATUBARA CELUKAN BAWANG 2X330 MW, 12 APRIL 2018

Baca Detail

 


Oleh : lbhbali | 13 Oktober 2015 | Dibaca : 255 Pengunjung

REVISI UU KPK : AMBAK TUNTUT SIKAP JOKOWI

Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi (AMBAK) akan

Baca Detail

 


Oleh : lbhbali | 27 Mei 2015 | Dibaca : 255 Pengunjung

TROTOAR MENJADI TIDAK NYAMAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS-PEJALAN KAKI

Bertempat di LBH Bali, LBH Bali bersama 22 oran

Baca Detail

 


View All
KALABAHU 2016
Baca Pers Release

SIARAN PERS: SAMBUT IDULFITRI 2019, LBH BALI MEMBUKA POSKO PENGADUAN THR

Oleh : lbhbali | 29 Mei 2019 | Dibaca : 60 Pengunjung

LBH Bali Membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya: “THR adalah Hak Seluruh Pekerja”

YLBHI-LBH Bali membuka Posko Pengaduan THR (Tunjangan Hari Raya) mulai tanggal 29 Mei hingga 14 Juni 2019. Dengan mengacu bahwa THR sebagai Hak bagi buruh/pekerja dan kewajiban bagi perusahaan, sebagaimana diatur dalam permenaker No. 16 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hariraya Keagamaan Bagi pekerja/Buruh Di Perusahaan. THR wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja/buruh paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum hari raya keagamaan, ujar Ni Kadek Vany Direktur LBH Bali

Pembayaran THR tidak membedakan antara Pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau akrab dengan istilah Pekerja kontrak maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau akrab dengan istilah Pekerja Tetap, yang menjadi acuan ialah masa kerja atau lamanya pekerja bekerja disuatu perusahaan secara terus menerus. Bagi pekerja yang masa kerjanya dibawah 12 bulan makan jumlah THR akan dihitung secara proporsional dan pekerja yang telah bekerja selama 1 tahun atau lebih jumlah upahnya sebesar 1 kali upah.

Ketika perusahaan lalai membayarkan THR bahkan tidak membayarkan THR, perusahaan akan dikenakan denda 5% dari total THR yang harus dibayarkan hingga sanksi administratif pencabutan ijin, sanksi terhadap perusahaan tidak menghapus THR. Karena ini hak, maka perusahaan seharusnya beritikad baik membayarkan THR paling lambat tanggal 29 Mei 2019 dan pekerja bersama serikat di dalam perusahaan dapat meminta pembayaran THR.

PKWTT atau pekerja tetap yang telah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan berhak mendapatkan THR, sedangkan PKWT atau Pekerja Kontrak belum diakomodir. Dalam hal pekerja menuntut haknya, pekerja dapat meminta langsung ke perusahaan maupun melaporkannya ke Pengawas Ketenagakerjaan di Dinas Tenaga Kerja dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bali

Posko ini dibuat untuk memberikan wadah bagi pekerja yang haknya dilanggar untuk menuntut haknya, serta media edukasi dan advokasi bersama. Harapannya akan semakin banyak pekerja yang memahami haknya serta perusahaan semakin sadar untuk memenuhi hak pekerja serta pengawas ketenagakerjaan juga mampu melindungi hak-hak pekerja. Para pekerja yang belum maupun terlambat dibayarkan THR dapat langsung menghubungi YLBHI-LBH Bali (0361)223010/ 085792374635 atau datang langsung ke Jl. Plawa No, 57 Denpasar dengan membawa Perjanjian Kerja, Slip Gaji, Perjanjian Kerja Bersama/Peraturan Perusahaan, bukti PHK.

Denpasar, 28 Mei 2019

Narahubung: Ni Kadek Vany Primaliraning (082144707017)


Oleh : lbhbali | 29 Mei 2019 | Dibaca : 60 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :